Tampilkan postingan dengan label trending topik. Tampilkan semua postingan
Tampilkan postingan dengan label trending topik. Tampilkan semua postingan

Senin, 01 Oktober 2018

Beda Lagi, Begini Pengakuan Anak Buah Prabowo Soal Ratna Sarumpaet Yang Dikabarkan Dianiaya


Beritaterheboh.com - Aktivis Ratna Sarumpaet dianiaya oleh sekelompok orang di Bandung, Jawa Barat. Jurkamnas Badan Pemenangan Nasional (BPN) Prabowo Subianto-Sandiaga Uno itu disebut trauma.

"Mba Ratna juga tidak berkenan fotonya disebarkan. Beliau trauma, anaknya trauma bahkan kena stroke," ujar Koordinator jubir BPN Prabowo-Sandiaga, Dahnil Anzar Simanjuntak kepada detikcom, Selasa (2/10/2018).

Peristiwa penganiyaan itu terjadi di Bandara Husein Sastranegara, Bandung, pada 21 September lalu. Kepada timses Prabowo-Sandi, Ratna mengaku dianiaya sekelompok orang tak dikenal.


"Tadi malam teman-teman konfirmasi ke Bu Ratna. Beliau takut dan trauma. Anak dan keluarganya juga," sebut Dahnil.

"Mbak Ratna tidak berkenan fotonya disebarkan, makanya kami juga tidak mempublish," imbuhnya.

Pihak Prabowo-Sandiaga berencana akan mendatangi Ratna di kediamannya sore nanti. Penganiayaan Ratna sempat menjadi pembahasan di timses Prabowo-Sandi.

Baca juga: Tim Prabowo-Sandi: Ratna Sarumpaet Dianiaya Sekelompok Orang

"Sempat tadi malam ya (dibahas), Pak Prabowo-Sandi juga baru tahu semalam. Yang jelas kami lihat ini brutal sekali dan tidak pantas," kata Dahnil.

Pagi tadi detikcom meminta konfirmasi ke Ratna mengenai kabar penganiayaan ini. Wanita di ujung telepon dari nomor seluler Ratna menjawab 'tidak' untuk setiap pertanyaan yang diajukan. 
(elz/fjp)

Artikel ini sudah tayang di detik.com dengan judul"Ratna Sarumpaet Trauma, Tak Berkenan Foto Disebar"

Dikabarkan Diculik & Dipukuli, Anak Buah SBY Beberkan Keadaan Ratna Sarumpaet Sekarang!


Beritaterheboh.com - Kepala Divisi Advokasi dan Bantuan Hukum DPP Partai Demokrat, Ferdinand Hutahaean membenarkan jika Ratna Sarumpaet dipukuli. Sekarang Ratna Sarumpaet ada di rumah sakit.

Ratna Sarumpaet dipukuli sejumlah orang, Senin (1/10/2018). Wajah Ratna Sarumpaet babak belur hingga bengkak.

"Saya belum bisa komentar. Sekarang Ratna sedang dirawat. Sabar," kata Ferdinand saat dihubungi Suara.com, Selasa (2/10/2018)

Foto Ratna Sarumpaet babak belur tersebar dalam jejaring sosial Twitter. Dalam akun @ayuning_2, disebutkan Ratna Sarumpaet saat ini berada di rumah sakit yang dirahasiakan.


Ratna Sarumpaet dipukuli saat ini dalam kondisi trauma berat.

"Ibu Ratna Sarumpaet dalam kondisi babak belur pagi ini, Rumah Sakit masih diRahasikan karena beliau masih dalam kondisi Trauma berat dipukuli beberapa Orang. Ya Rabb, siapapun mereka baik dalang maupun pelaku nya Matikan mereka dalam kehinaan yang sehina hinanya," kicaunya, Selasa (2/10/2018) pagi.

Baca Juga : Ratna Sarumpaet Kini Mau Diboncengi Jokowi, Tapi Hadap Belakang
Sementara itu, Politisi Partai Gerindra yang juga aktivis #2019GantiPresiden Habiburohman mengaku juga dikasih tahu tentang keadaan Ratna Sarumpaet dipukuli. Dia juga tengah mencari tahu.

"Saya mendapat jnformasi yg sama dari Mbak Siane Indriyani pagi tadi. Ini saya belum bisa contack beliau, saya berharap beliau baik-baik saja," kata Habiburohman saat dikonfirmasi Suara.com.

Sampai saat ini ponsel Ratna Sarumpaet tidak bisa dihubungi untuk dikonfirmasi.

Berita ini sudah tayang di suara.com dengan judul"Ratna Sarumpaet Dipukuli, Sekarang Dirawat di Rumah Sakit"

Beredar Foto & Chat WA, Ratna Sarumpaet Diduga Dianiaya hingga Babak Belur di Bandung


Beritaterheboh.com - Kabar duka datang dari aktivis perempuan Ratna Sarumpaet. Dia mengalami lebam di wajah dan mengalami luka. Ratna diduga mengalami penganiayaan ketika berada di Bandung, Jabar.

Konfirmasi dugaan penganiayaan yang dialami Ratna ini datang dari politikus Demokrat Ferdinand Hutahaean, Selasa (2/10).

"Beliau belum mau bicara. Penganiayaan itu benar terjadi," jelas Ferdinand yang sudah menghubungi Ratna.

Ferdinand belum mau merinci bagaimana peristiwa penganiayaan itu dan apa penyebabnya.
"Beliau dirawat di rumah sakit, maaf tempatnya tidak bisa saya sebutkan," kata Ferdinand.
kumparan sudah mengkonfirmasi ke Polda Jabar, tetapi belum ada respons perihal penganiayaan ini.
. .
. .
. .
. .


Beritaterheboh.com/kumparan.com

HRS Keturunan Nabi ke-38 Ternyata Hoax, Website Dakwah Media Minta Maaf


Beritaterheboh.com - Sebuah website Dakwah Media.co meminta maaf secara terbuka karena telah membuat berita hoax berjudul “Kerajaan Arab Saudi Tetapkan Habib Rizieq sebagai Keturunan ke-38 Rasulullah”.

Berita yang tidak memiliki sumber tersebut mengabarkan bahwa Raja Salman melalui juru bicaranya telah menetapkan Habib Rizieq sebagai keturunan Nabi Muhammad ke-38, akan tetapi tidak ada satupun narasumber atau sumber di dalm berita tersebut yang membenarkan informasi yang disampaikan.


Beberapa hari kemudian, tepatnya 26 Januari 2018, mediadakwah.co meminta maaf dan menyatakan bahwa berita yang mereka muat tersebut adalah hoax, setelah terdapat protes dan masukan netizen atas berita hoax yang mereka buat.

Dalam tulisan klarifikasi tersebut, mediadakwah.co mengaku merujuk kepada tiga berita media nasional, yaitu jppn berjudul “Habib Rizieq Keturunan Nabi, Hidup Terjamin di Arab Saudi”.


Berita ini diturunkan pada 10 Oktober 2017 pukul 20.50 WIB memuat komentar Eggy Sudjana, pengacara Habib Rizieq. Dalam berita tersebut, Eggy mengklaim bahwa selama Rizieq tinggal di Arab Saudi tidak pernah kekurangan, karena dia adalah keturunan Rasulullah.

“Dia sudah dinyatakan oleh pemerintah Saudi sebagai keturunan Nabi Muhammad SAW. Menurut pemerintah sana (Saudi) kalau garis keturunannya sampai ke Rasul maka akan dijamin semuanya,” kata Eggi pada Selasa 10 Oktober 2017.

Selain jppn, klaim Eggy Sudjana ini juga dikutip secara bulat oleh media rmol.com dan republika.co.id pada hari yang sama, hanya berbeda jam pemuatan berita.

Sayangnya ketiga berita tersebut sama sekali tidak memiliki konfirmasi dari pihak Kerajaan Arab Saudi atau minimal dari Kedubes Arab Saudi di RI.

Nasi telah menjadi bubur, berita palsu telah dikonsumsi puluhan ribu orang, mudah-mudahan ini menjadi pelajaran yang baik.(*)

Merinding! Begini Detik-detik Kampung Petobo Palu Hilang 'Ditelan' Lumpur Pascagempa, Ratusan Orang Diduga Terkubur


Beritaterheboh.com - Kawasan Petobo, Palu, 'ditelan' lumpur akibat fenomena likuifaksi pascagempa. Akibatnya, ratusan orang diduga terkubur dan evakuasi sulit dilakukan.

"Di Petobo, diperkirakan ratusan orang terkubur material lumpur. Saat gempa, muncul lumpur. Likuifaksi, lumpur keluar dari permukaan tanah karena ada guncangan," kata Kepala Humas dan Informasi BNPB Sutopo Purwo Nugrono dalam konferensi pers di kantornya, Jakarta Pusat, Senin (1/10/2018).



Sedimen yang ada di bawah tanah 'mencair' dan mengakibatkan terbentuknya lumpur. Kawasan Petobo seolah-olah hanyut dan 'ditelan' lumpur.

"Kompleks perumahan Petobo seolah-olah hanyut dan ditelan oleh lumpur. Lebih-kurang 744 unit rumah yang tertimbun oleh material lumpur hitam," jelasnya.

Sutopo mengatakan evakuasi di Petobo sulit dilakukan. Dia membandingkannya dengan proses evakuasi korban longsor.

"Evakuasi sangat sulit. Kalau rumah tertimbun atau korban tertimbun longsor masih relatif mudah, tapi Petobo sulit evakuasi," ucap Sutopo.



Hingga saat ini, jumlah korban meninggal yang sudah ditemukan sebanyak 844 jiwa. Jumlah ini belum ditambah perkiraan jumlah korban yang masih tertimbun, seperti di Balaroa dan Petobo.

"Jumlah korban saya katakan masih bergerak dinamis dan banyak versi data," ujarnya.


Beberapa selamatkan diri

Gempa di Palu, Sulawesi Tengah, dikabarkan 'menelan' satu permukiman. Pihak Koramil Parigi Moutong menyatakan satu kampung menjadi korban dan banyak yang mengungsi.

"Kampung Petobo, pada saat gempa, ambruk itu tertelan bumi. Kebetulan dari sana yang sudah mengungsi ada yang ke arah Parigi," ujar Danramil Parigi Moutong (Parimo) Kapten Cpl Mapeda saat berbincang dengan detikcom, Senin (1/10/2018).

Sejumlah warga yang selamat dari Perkampungan Petobo, disebut Mapeda, mengungsi ke sejumlah wilayah, termasuk ke Parimo. Mereka mencari tempat berlindung ke daerah yang lebih tinggi.




"Ada yang ngungsi di atas gunung ke Poso. Ada juga yang punya kerabat di Makassar mereka dibawa ke sana, pokoknya mereka menjauh saja," sebut Mapeda.

Dari informasi yang didapat Mapeda dari warga Petobo, perkampungan itu disebut menghilang. Petobo, menurutnya, menjadi satu permukiman yang paling parah terdampak gempa.

"Rumah tenggelam sampai 8 meter. Ada yang 5 meter. Jadi semacam tanah disulap, rumah hilang. Padahal itu perkampungan, jadi tertelan tanah," ucapnya.(detik.com)

Berikut video detik-detik kampung Petobo ditelan lumpur



Video diatas direkam disebelah kampung Petobo:

Viral! Kisah Deby Fatimah Meninggal di Hari Ulang Tahun, Bisa Selamat dari Gempa Tapi Tak Lari karena Kewajiban


Beritaterheboh.com -  Deby Fatimah Mondo menjadi viral lantas kisah semasa hidupnya yang menginspirasi banyak orang.

Deby merupakan korban meninggal dalam gempa dan tsunami Palu pada Jumat (28/9/2018).

Sebelum dirinya meninggal, ia memiliki kisah hidup yang menginspirasi dan mengharukan.

Gadis 19 tahun ini meninggal tepat di hari ulang tahunnya.

Selain itu, ia merupakan hafizah, atau penghafal Al-quran, dirinya meninggal setelah mengambil wudu untuk salat magrib.

Kisah tersebut dibagikan oleh sepupu Deby bernama Dessy di Instastory miliknya @dsmuchtar pada Sabtu (30/9/2018).

Awalnya, ia bersama delapan orang temannya.

Gempa kemudian mengguncang dan memporak-porandakan bangunan pesantren tempat ia menuntut ilmu.

Sebenarnya Debby bisa saja menyelamatkan diri dari reruntuhan bangunan tersebut.

Teman-temannya sudah menarik Deby untuk keluar dari bangunan karena tahu pasti bangunan akan roboh.


Namun saat itu ia baru selesai berwudu dan belum sempat mengenakan hijab.

Ia memilih mencari cadarnya sehingga tak sempat menyelamatkan diri.

"Deby shalihah yang sedang menghafalkan Qur'an di pondok.

Ketika dihantam reruntuhan gempa, sedang berwudlu untuk sholat Magrib.

Terkubur reruntuhan gedung pondok bersama 8 orang temannya.

Hari ini mayatnya telah diangkat, jannah (surga) menantimu, shalihah.

Kamu cantik dengan cadarmu, sepupuku (emoji love).

Semoga kamu menjadi bidadari syurga seperti yang kamu cita-citakan.

Innalillahi wa inna ilaihi rojiun, ia pergi tepat di hari kelahirannya," tulis @dsmuchtar.

Kisah ini viral dan banyak yang menyampaikan duka di Facebook Deby yang bernama Fatimah Deby.(Tribunnews.com)



Minggu, 30 September 2018

Lagi, Bus Rombongan Siswa SMPN 1 Pulokulon Kecelakaan di Tol Brebes, 4 Orang Tewas


Beritaterheboh.com - Sebuah bus sarat penumpang mengalami kecelakaan di ruas tol Pejagan-Kanci, Senin (1/10/2018) dinihari. Akibat kejadian ini, 4 penumpang tewas dan 14 luka-luka. Bus tersebut membawa siswa SMPN 1 Pulokulon, Grobogan, yang sedang perjalanan study tour menuju Jakarta.

Kecelakaan terjadi pada ruas tol Pejagan - Kanci km 236.800, pukul 00.30 WIB. Lima bus pariwisata Agam Tungga Jaya membawa rombongan siswa asal SMPN 1 Pulokulon, Grobogan, melaju ke arah Jakarta untuk study tour.

Saat sampai di lokasi, bus dengan Nopol AE 7277 UP yang berada di urutan terakhir oleng ke luar badan dan masuk ke parit. Akibat kejadian ini, 4 siswa SMPN 1 Pulokulon, Grobogan, tewas dan 14 lainnya luka luka. Korban meninggal langsung dibawa ke ruang jenazah RS Gunung Jati dan korban luka dilarikan ke RS Plumbon Cirebon.

Kasat Lantas Polres Brebes, AKP M Rikha Zulkarnaen, menjelaskan korban meninggal masih dipastikan identitasnya. Namun dia membenarkan jumlah korban dalam kecelakaan ini sebanyak 4 orang.

"Identitas masih simpang siur jadi masih mengumpulkan keterangan. Tapi dari 48 penumpang yang selamat ada 44. Berarti 4 meninggal," ujar Kasat Lantas.

Dijelaskan Kasat, dalam setiap rombongan bus terdapat penumpang yang terdiri dari 41 siswa, 2 guru, 2 biro dan 2 sopir.


Keempat korban yang meninggal adalah Desy Rukmasitasari, Ahad Maftuh Ahnam, Akhiyat Didya Mufti Syahbana dan Didya Kastarena. Sedangkan yang luka Dwi Evi Aprilia, Imelda Tesya Ningrum, Ridho Yoga Bakara, Atika Arifaningsih, Bela Amelia, Faolia Jonathan, Shobahun  Niam, Dewi Arimbi, Eka Cindy Kurniawati, Ananda Indri, Sri Maryati SPd (guru), Supriyati SPd (guru), Cholik Chaerudin (tour leader) dan M Arif  Fauzan (tour leader). Mereka dirawat di RS Plumbon Cirebon.


Kecelakaan yang terjadi sekitar pukul 00.30 WIB itu, menurut informasi, berawal ketika bus PO Agam Tungga Jaya Nopol AE 7277 UP yang dikemudikan Adi Sanjaya (25), melaju dengan kecepatan sedang dari arah timur menuju Jakarta bersama empat bus wisata dari sekolah sama. Sesampai di tempat kejadian, tiba-tiba bus berisi 48 penumpang tersebut oleng ke arah kiri dan kemudian keluar jalur sehingga turun dan terperosok di persawahan di bawah jalan tol.

Dugaan sementara, kecelakaan ini akibat kurang hati-hatinya pengemudi. Saat mengemudikan kendaraan, sopir mengantuk dan tidak dapat mengendalikan bus yang dikemudikan.

"Dugaan sementara karena mengantuk sehingga tidak bisa mengendalikan bus dan masuk ke areal persawahan dan parit," imbuhnya.

Kecelakaan ini masih dalam penanganan Polres Brebes. Sopir bus Adi Sanjaya Bin Wagiyo (25) Alamat Desa Suratmajan RT 05 RW 1 Kecamatan Maospati Kabupaten Magetan Jawa Timur telah diamankan dan dimintai keterangan.


Kecelakaan ini bukan pertama kali terjadi, 27 Oktober 2017 juga pernah terjadi kecelakaan bis study tour dengan 2 korban tewas. (detik.com/Beritaterheboh.com)


Inilah Penyebab BMKG Cabut Peringatan Dini Tsunami di Palu dan Donggala


Beritaterheboh.com - Mungkin banyak yang heran dengan kuputusan yang diambil oleh BMKG (Badan Meteorologi, Klimatologi, dan Geofisika) terkait peringatan dini tsunami di Palu dan Donggala. Saat itu BMKG mencabut peringatan dini tsunami. Namun kenyataannya tsunami tetap terjadi di Palu dan Donggala. Kok bisa? 

Sebenarnya hal ini disebabkan oleh berbagai masalah yang timbul saat terjadi gempa di Palu dan Donggala. Hal tersebut disampaikan oleh Kepala Badan Informasi Geospasial (BIG), Hasanuddin Z Abidin. 

Ia menjelaskan, BIG sebenarnya mengelola satu stasiun pasang surut di dermaga Kota Palu. Stasiun pasang surut ini memiliki fasilitas yang dapat mengukur kondisi air laut untuk mendeteksi kemungkinan terjadinya tsunami. Untuk dapat meneruskan data pasang surut air laut ke BIG atau Badan Meteorologi, Klimatologi, dan Geofisika (BMKG), kondisi daya listrik di stasiun harus berfungsi.  

"Stasiunnya persis di pinggir laut. Online pakai listrik. Sebelum gempa sebenarnya berfungsi tetapi begitu gempa komunikasi listrik mati," jelasnya. Hasan menambahkan, dia sendiri tak tahu nasib stasiun pasang surut, apakah hancur akibat gempa dan tsunami atau masih berdiri.  

Jadi intinya ketika daya listrik mati, informasi dan data berhenti mengalir. Kalau situasinya sudah seperti ini, baik dari BIG atau BMKG, tidak ada informasi yang bisa diharapkan. Toh kenyataannya mereka juga buta tentang kondisi yang terjadi di lapangan. 

Dari ungkapan Hasanuddin, sebenarnya ada baterai cadangan untuk mengakali bila terjadi hal semacam ini. Namun kenyataannya baterai cadangan juga sama sekali tidak berfungsi setelah terjadinya gempa di Palu dan Donggala. 

Sebenarnya masih ada harapan lain ketika stasiun pasang surut tidak berfungsi, yaitu mengandalkan buoy tsunami yang biasanya dipasangkan di dekat lepas pantai. Namun sayangnya khusus untuk di Palu, kita sama sekali tidak mempunya buoy tsunami. Kalau kita melihat situasi diberbagai daerah, buoy tsunami ini juga sering menghadapi banyak masalah. Banyak Buoy tsunami yang justru hilang dicuri oleh masyarakat. Inilah jadinya kalau masyarakat memikirkan perutnya sendiri, tidak memikirkan kepentingan bersama.  

Hasanuddin menambahkan bahwa kita perlu buoy tsunami dan back up jika satu tidak berfungsi. Termasuk soal stasiun pasang surut, bagaimana bisa tetap beroperasi dengan baterai cadangan. (kompas.com)

Viral Video Politik Uang Tim PraboSan, Bagi Beras 5Kg Bayar 2Ribu, Petani Ini Beri Komentar Pedas!

Beritaterheboh.com - Masa kampanye Pemilihan Presiden (Pilpres) 2019 telah dimulai. Kita harus mulai waspada terhadap segala jenis pelanggaran Pemilu yang dilakukan oleh tim pemenangan pasangan calon di sekitar kita. 

Pada masa kampanye saat ini, pelanggaran Pemilu seperti politik uang, menjadi ancaman yang nyata bagi kelangsungan sistem demokrasi yang sehat. Sebab, suara untuk pemerintahan lima tahun ke depan cukup ditukarkan dengan beberapa lembar uang dan beberapa kantong barang, tanpa memperhatikan kualitas calon yang hendak dipilih.

Hal itu, misalnya, seperti yang diperagakan oleh tim pemenangan Prabowo-Sandi dalam sebuah video pendek yang beredar luas di masyarakat. Terlihat di sana seorang Ibu-Ibu menjual beras dengan harga yang sangat murah, yakni Rp. 2.000/kantong.

Penjualan dengan harga segitu, tentu, tak mungkin tanpa maksud tertentu. Tak masuk logika bisnis bila beras seharga Rp. 60 ribuan, kemudian hanya dijual dengan harga 2 ribu rupiah per kantong. Itu diakuinya sebagai pembagian beras dari Prabowo-Sandi untuk menggalang suara emak-emak.

Tak hanya itu, pembagian beras itu juga disertai dengan pemberian stiker Prabowo-Sandi untuk Presiden dan Wakil Presiden RI 2019-2024. Stiker ini ditempelkan di rumah-rumah warga.

Kasus seperti itu bisa dikatakan sebagai model politik uang, karena memberikan sejumlah uang atau barang kepada masyarakat disertai ajakan untuk memilih kandidat atau calon tertentu. Praktik politik uang biasanya dilakukan dengan cara pemberian berbentuk uang, sembako antara lain beras, minyak dan gula kepada masyarakat dengan tujuan untuk menarik simpati masyarakat agar mereka memberikan suaranya untuk kemenangan calon tertentu.

Pembagian atau penjualan beras dengan harga yang sangat murah itu telah menyalahi aturan yang berlaku sesuai UU No. 10 Tahun 2016 tentang Pilkada. Praktik politik uang dalam UU tersebut menyatakan bahwa baik pemberi maupun penerima 'uang politik' sama-sama bisa kena jerat pidana berupa hukuman penjara.

Kemudian, kegiatan tersebut berpotensi menyebabkan terjadinya diskualifikasi pada paslon yang bersangkutan, sehingga masyarakat agar betindak waspada terhadap kegiatan tersebut.

Kita harus waspada untuk menjaga lingkungan sekitar dari adanya praktik politik uang tersebut. Kemudian, apabila masyarakat mengetahui tindakan tersebut agar segera melaporkan kepada Bawaslu ataupun kepolisian.

Munculnya video dari masyarakat itu menunjukkan dengan jelas bahwa pasangan Prabowo-Sandi yang haus kekuasaan itu telah menghalalkan segala cara demi memenangkan kontestasi politik pada Pilpres 2019. Mereka dengan terang-terangan berkampanye melalui video amatir, dimana di dalamnya mempraktikkan politik uang di masyarakat.

Kita berharap pihak Kepolisian ataupun Bawaslu segera menanggapi insiden pelanggaran Pemilu ini. Sebab, kita ingin Pemilu pada 2019 nanti bisa berjalan dengan aman, damai, lancar dan tanpa pelanggaran yang merusak pesta demokrasi ini.

Respon netizen rata-rata mengecam beras murah tersebut karena yang ada bikin petani melarat
. .
. .
. .
. .
. .
. .Saya sebagai petani tidak akan pilih selain pak @jokowi .
Bayangin aja kl beras sampe konsumen dgn harga Rp. 2000,- dpt lbih dr sekilo, trs dr petani brp hrganya? Emng petani bs mnghasilkan beras dgn hanya baca mantra? Biaya produksi mahal kampretttt...

 (https://www.kompasiana.com/sejarahkelam1666/5bb0cef5c112fe5b1e666892/beredar-video-tim-prabowo-sandi-praktikkan-politik-uang-dengan-bagi-bagi-sembako-ke-e)

Sabtu, 29 September 2018

Kamu Harus Tahu, Ini 6 Poin Klarifikasi BPOM Jelaskan Soal Viral Bubuk Luwak White Coffee Yang Terbakar


Beritaterheboh.com - Video aksi orang-orang menaburkan bubuk kopi Luwak White Coffee ke api dan kemudian api membesar viral di media sosial sejak Jumat (28/9/2019)

Rekaman video-video tersebut memperlihatkan satu orang yang menaburkan bubuk kopi dari kemasan kecil (sachet) ke nyala api dari korek yang dipegang oleh rekannya.

Api terlihat membesar dan menyambar bubuk kopi.

Untuk lebih meyakinkan, mereka kemudian menaburkan bubuk kopi hitam dari merek kopi lain yang ternyata tidak menyambar api di ujung korek.

Setelah itu mereka kembali mengambil bubuk kopi Luwak White Coffee dan menaburkannya ke atas api yang menyala di ujung korek.

Sontak, api langsung menyambar bubuk kopi luwak putih itu.

“Ada bubuk mesiunya nih,” terdengar suara pria yang menaburkan bubuk kopi tersebut.

“Selamat menikmati kopi luwak,” sahut rekannya.

Setelah video itu viral, banyak warga yang mencoba melakukan hal serupa.




  Bantahan Netizen

Tak berapa lama setelah beredarnya video-video yang memperlihatkan orang-orang membakar bubuk kopi Luwak White Coffee, beredar pula sejumlah postingan dan video yang memberikan penjelasan kenapa kopi Luwak White Coffee mudah terbakar.

Di antara video berisi penjelasan kenapa kopi Luwak White Coffeemudah terbakar yang paling banyak dibagikan oleh netizen adalah video yang diposting oleh pemilik akun Facebook Ridwan Tresna Nugraha.

Dalam videonya, pria yang memperkenalkan dirinya dengan nama Ridwan Tresna Nugraha dari Tasikmalaya, memosting aksinya yang membakar beberapa jenis kopi serupa.

Dari video itu terlihat tidak hanya kopi dengan merek dagang Luwak White Coffe saja yang mudah terbakar.

Beberapa bubuk kopi serupa dari merek lainnya juga sangat cepat disambar api.

Setelah melalukan percobaan pada beberapa merek kopi dengan jenis serupa, Ridwan menyatakan,

“Kalau saya pribadi menyimpulkan bahwa ternyata kopi atau apapun itu yang mengandung kremer akan mendapatkan reaksi seperti itu (mudah disambar api-red),” ujar Ridwan.

“Jadi kesimpulannya kalau menurut saya pribadi, tidak ada yang namanya bubuk mercon. Tapi semua minuman atau pun serbuk yang mengandung kremer itu pasti terjadi reaksi yang sama,” lanjut dia.

Menurut Ridwan, reaksi ini terjadi karena pengaruh bahan-bahan atau komposisi yang terkandung dalam kremer, seperti minyak nabati atau pun kandungan krim susu.

Video berdurasi 4 menit 43 detik ini diposting pada Jumat (28/9/2018) pukul 23.05 WIB, di Kota Tasikmalaya.

Hingga Sabtu (29/9/2018) pukul 15.00 WIB, video ini sudah mencatat 1,5 juta tayangan dan 56 ribu kali dibagikan.

“Percobaan saya.. Dan kesimpulan saya...

Jangan ikut sebarin hoax ya...

Be smart netter..

With Dapur Simkuring Singaparna – Tasikmalaya,” tulis Ridwan Tresna Nugraha pada keterangan menyertai postingan videonya.


Lihat videonya di bawah ini.




 Ada juga netizen yang membagikan beberapa video tentang orang-orang membakar bubuk kopi luwak, disertai penjelasan kenapa hal itu terjadi.

“Kenapa bisa terjadi hal demikian? tentu ada penjelasan ilmiah yang dapat meluruskan pemahaman yang keliru.

1. Berbagai produk yang berbentuk bubuk atau serbuk seperti, tepung terigu, tepung beras, tepung nabati, krimer, kopi, susu bubuk, dan sebagainya.

Bubuk atau tepung yang terbuat dari nabati jika terkena api juga mudah terbakar.

Proses terbakarnya itu terjadi karena ada api, oksigen dan bahan bakar (tepung/serbuk).
Kopi yang sedang viral (Whitee Coffee) pada komposisinya terdapat :

Sodium Caseinate (Zat Anti Caking) yang mengandung sulfur, yaitu salah satu unsur yang mudah terbakar. Namun tidak berbahaya bagi tubuh jika dikonsumsi.

2. Suatu produk yang mudah atau bisa terbakar, bukan berarti berbahaya bagi tubuh.

3. Produk Luwak White Koffie tentunya sudah memiliki ijin edar yang dikeluarkan oleh Badan Pengawas Obat dan Makanan (BPOM), sehingga dapat dipastikan Luwak White Koffie 100% aman untuk diminum,” tulis pemilik akun Facebook Lisa RL.

Penjelasan Badan POM

Selain batahan yang diedarkan oleh netizen, Badan Pengawan Makanan dan Obat (BPOM) pun mengeluarkan penjelasan terkait isu produk pangan yang dapat menyala jika terbakar.

Berikut penjelasan dari Badan POM

Sehubungan dengan pemberitaan di berbagai media sosial mengenai produk pangan yang dapat menyala jika dibakar, Badan POM memandang perlu memberikan penjelasan sebagai berikut:

1. Bahwa produk pangan yang mengandung lemak/minyak dengan kadar air rendah terutama yang berbentuk tipis, berpori, seperti krupuk, krekers, dan makanan ringan lainnya dapat terbakar/menyala jika disulut dengan api.

2. Bahwa produk pangan yang terbakar/menyala tersebut tidak dapat membuktikan adanya kandungan plastik dan/atau lilin di dalam produk pangan.

3. Bahwa untuk membuktikan adanya kandungan plastik dan/atau lilin diperlukan pengujian lebih lanjut di laboratorium.

4. Bahwa Badan POM telah melakukan evaluasi keamanan, mutu, dan gizi pangan termasuk terhadap semua bahan yang digunakan untuk pembuatan pangan olahan sebelum pangan tersebut diedarkan dengan nomor izin edar Badan POM (MD atau ML).

5. Sebagai perlindungan terhadap masyarakat, Badan POM terus melakukan pengawasan terhadap kemungkinan beredarnya produk yang tidak memenuhi syarat.

6. Dihimbau kepada masyarakat yang memerlukan informasi lebih lanjut, dapat menghubungi:

- Contact Center HALO BPOM di nomor telp. 1-500-533 atau

- SMS: 0-8121-9999-533, atau

- email: halobpom@pom.go.id, atau

sumber: tribunnews.com

Jumat, 28 September 2018

Berbuntut Panjang, Kakak Haringga Sirla Ngomel-ngomel Tanggapi Cuitan Denny Siregar


Beritaterheboh.com -  Cuitan Denny Siregar di akun Twitter-nya membuat sedih keluarga Haringga Sirla, suporter Jakmania yang tewas dikeroyok oknum Bobotoh. Pihak keluarga syok dengan cuitan yang diutarakan oleh Denny Siregar. Walaupun, Denny sudah dipolisikan oleh Aliansi Santri Indonesia.

Mayriska Sirawati, 29, kakak Haringga syok ketika tahu ada berita tentang adiknya dikomentari via Twitter oleh Denny Siregar yang menjadi kontroversi di kalangan netizen. Ia menjelaskan adiknya sedang tidak berperang melainkan disiksa.

"Memang kalimat tauhid diajarkan Islam dalam berperang, tapi adik saya sedang disiksa. Tidak sedang berperang," jelas Mayriska pada JawaPos.com (28/9).

Mayriska mengatakan, kematian adik bungsunya jangan sampai dikaitkan dengan dengan hal-hal yang berbau agama. Karena menurutnya, akan terjadi perang antarumat beragama akibat cuitan tersebut.

"Jangan sampai karena kasus ini nanti terjadi perang agama. Saya tidak mau ada SARA, saya tidak mau kalau nanti ada perang," ungkap kakak sulung Haringga.

Ia juga menambahkan, Islam itu merupakan agama yang mengajarkan hal-hal baik dan cinta akan perdamaian, bukan pada hal tragis seperti yang menimpa adik tercintanya.

"Dalam Islam tidak seperti itu. Semua yang diajarkan Islam itu baik, cinta damai. Tapi ini kan kekerasan, kekejaman yang tidak punya perikemanusiaan," tegas Riska.

Dirinya pun meminta pada Denny Siregar agar tidak membawa-bawa agama yang akan menimbulkan konflik, sebab menurutnya agama mana pun mengajarkan hal yang baik. "Tolong tidak usah bawa Islam. Karena pada dasarnya, semua agama mengajarkan hal yang baik. Begitu juga dengan Islam," tutur Mayriska Sirawati.

Sekadar informasi, dalam akun Twitter-nya, Denny mempertanyakan alasan para pelaku tega mengeroyok Haringga dengan meneriakkan kalimat tauhid.

"Para supporter itu menghabisi seseorang sambil berdzikir Tiada Tuhan Selain Allah. Entah apa yang ada dalam pikiran mereka semua. Apa karena keseringan lihat ISIS menggorok manusia?" dan "Berdzikir sambil menyiksa orang sampai mati itu hasil pendidikan radikalisme yang dipelihara selama sekian puluh tahun. Anak-anak itu di pendidikan agamanya selalu diajarkan ayat perang, bukan ayat kasih sayang. Masih bilang radikalisme itu tidak berbahaya?" tulis Denny Siregar.
(ce1/dik/JPC)

Hueekkkk....Jorok Banget , Ada Penumpang BAB di Gerbong KRL, Baunya ke Mana-mana. Begini Saran Dokter!


Beritaterheboh.com - Peristiwa tak terduga terjadi di dalam gerbong KRL. Seorang penumpang yang tidak diketahui identitasnya buang air besar (BAB) di dalam gerbong.

Hal ini awalnya dikabarkan seorang pengguna Twitter dengan akun @catterpink. Peristiwa itu terjadi pada Kamis (27/9/18) kemarin sore.

Saat dihubungi, @catterpink atau Kathleen menceritakan peristiwa yang terjadi pada Kamis (27/8/18) malam kemarin.

Kereta yang ditumpanginya dari Stasiun Juanda awalnya sempat tertahan.


Di tengah perjalanan, dia mencium bau tak sedap saat duduk di gerbong khusus wanita.

"Ada bau-bau nggak enak, saya kira AC bermasalah. Ibu-ibu yang ada di samping saya mulai ribut. 'Ada yang BAB, orangnya udah kabur' ada yang bilang," kata Kathleen.

"Ibu-ibu nyiram, jendela dibuka, tapi baunya tetap stay di situ," ceritanya.

Terkait peristiwa ini, petugas dari PT Kereta Commuter Indonesia (PT KCI) langsung membersihkan kotoran tersebut di gerbong. Pihak PT KCI mengabarkan hal ini dengan membalas cuitan dari @catterpink.

"Selamat pagi. Mohon maaf atas ketidaknyamanan yang Ibu alami, dapat kami sampaikan perihal adanya kotoran di dalam rangkaian KRL tersebut telah ditindaklanjut oleh Unit terkait. Berikut gambar pada saat dilakukan pembersihan kotoran tersebut," demikian keterangan PT KCI lewat akun Twitter-nya seperti dilihat detikcom, Jumat (28/9/2018).

Dari gambar yang diunggah, tampak petugas tengah membersihkan gerbong kereta tersebut.

Selamat pagi. Mohon maaf atas ketidaknyamanan yang Ibu alami, dapat kami sampaikan perihal adanya kotoran di dalam rangkaian KRL tersebut telah di tindaklanjut oleh Unit terkait. Berikut gambar pada saat dilakukan pembersihan kotoran tersebut. pic.twitter.com/KqCo0do884
— Info Commuter Line (@CommuterLine) September 28, 2018


VP Komunikasi Perusahaan PT KCI Eva Chairunisa membenarkan peristiwa tersebut. "Ya, betul," ujar Eva saat dimintai konfirmasi secara terpisah.


Saran Dokter Biar Nggak Kebelet Nahan BAB di KRL


Pasti malu kan nggak bisa menahan buang air besar (BAB) di transportasi umum. Seperti penumpang yang BAB di gerbong KRL itu, membuat penumpang lain kebauan. 

Nggak mau kan kamu mengalami hal serupa? Dokter spesialis penyakit saluran cerna, Irsan Hasan, memberikan saran yang akan bepergian, entah berangkat kerja atau ke manapun.

"Kalau tahu akan pergi dan sulit mencari toilet di perjalanan, ya jangan isi perut penuh-penuh sebelum pergi untuk mengurangi frekuensi BAB," ujarnya kepada detikHealth, Jumat (28/9/2018).



dr Irsan juga menganjurkan sebaiknya mengurangi makanan yang mengandung serat tinggi, karena serat dapat membuat keinginan BAB semakin tinggi dan memperberat kontraksi.

Satu hal yang paling penting menurut dr Irsan, yaitu melakukan BAB sesaat sebelum pergi, terutama dengan transportasi umum.

"Yang nggak enak kan kalau kita bangun pagi mau pergi naik pesawat kek atau apa, eh belum BAB. Nah kebelatnya di jalan, itu yang nggak enak. Kalau bisa diplanning ya minum pencahar biar babnya keluar. Misalnya malam sebelum pergi minum pencahar sehingga sebelum mau pergi sudah kosong," jelasnya.

Tuh, dengarkan ya saran dokter biar perjalanan tidak terganggu dengan menderitanya menahan BAB. (detik.com)

7 Fakta Dibalik Viralnya 3 Gereja Disegel di Jambi. Yang Nomor 6 Bikin Nyesek!


Beritaterheboh.com -  Pemerintah Kota Jambi menyegel tiga gereja di Kelurahan Kenali Besar, Kecamatan Alam Barajo, Kota Jambi, Kamis (27/9/2018) pagi. Tiga gereja itu antara lain Gereja Sidang Jemaat Allah, Gereja Huria Kristen Indonesia Simpang Rimbo, dan Gereja Methodist Indonesia Kanaan Jambi.

Berikut fakta-fakta yang kami rangkum dilansir dari kbr.id


1. Melanggar PERDA


Sebuah kertas purtih bertulis "Bangunan/Kegiatan Ini Disegel" ditempel oleh Satuan Polisi Pamong Praja Pemerintah Kota Jambi di pintu. Pada kertas itu ditulis, tiga poin yang dilanggar antara lain Peraturan Daerah Nomor 47 tahun 2002 tentang Ketertiban Umum, Perda Nomor 11 tahun 2014 tentang Izin Gangguan dan Perda Nomor 03 tahun 2015 tentang IMB. Surat itu ditandatangani penyidik Satpol PP Kota Jambi, Said Faizal.

2. Disegel karena diancam akan didemo sekelompok massa

Menurut pengurus Gereja Methodist Indonesia Oberlin Tampubolon, penyegelan terjadi tiba-tiba. Ia menduga, langkah itu ditempuh setelah adanya desakan dari sekelompok orang dan ancaman demonstrasi melibatkan 1000 orang.

3. Penyegelan tanpa pemberitahuan

Berdasarkan kronologi yang diterima KBR, penutupan oleh Satpol PP dibantu TNI dan polisi itu tanpa didahului informasi ataupun surat pemberitahuan Pemkot Jambi. Saat penyegelan pun, petugas tak memberikan juga menunjukkan surat keputusan dari pemda setempat. Ini pula yang memicu kebingungan dan penolakan pengurus gereja.

Kendati begitu, Oberlin bercerita, tak ada perlawanan saat pasukan dari Satpol PP Pemkot Jambi menyegel bangunan yang menjadi tempat ibadah jemaat sejak 1998. Para jemaat hanya bisa menangis tatkala menyaksikan petugas menyegel gereja.

"Perlawanan tidak ada, tetapi para ibu-ibu jemaat saya itu, mengucurkan air mata. Mereka berkata begini: ini bukan tempat maksiat, ini tempat kami beribadah," kata Oberlin kepada KBR, Kamis (27/9/2018) malam.

"Ini bukan tempat bermain-main. Kami hanya beribadah di sini, berdoa kepada tuhan. Kenapa pemerintah sampai hati menutup tempat ibadah? Begitu," tambahnya.

4. Gereja berdiri sejak 1998

Oberlin menceritakan, sebelum gereja berdiri sekitar 20 tahun silam, para jemaat beribadah di jalanan. Tetapi kata dia, masyarakat lantas meminta mereka beribadah ke tempat yang saat ini menjadi gereja.

Gereja Methodist Indonesia pun dibangun. Sejak itu hingga kemarin sebelum disegel, menurutnya seluruh kegiatan berlangsung aman. "Tidak ada masalah apa-apa," kata Oberlin.

5. Gereja tidak punya Izin

Pangkal penyegelan tiga gereja di Kota Jambi diduga bermula dari surat kepada Pemerintah Kota pada 12 Juli 2018. Surat keberatan atas adanya gereja itu mengatasnamakan warga dan tokoh masyarakat di beberapa RT di Kelurahan Kenali Besar. Isinya, mendesak Pemkot segera menghentikan kegiatan di gereja-gereja itu dengan alasan mengganggu, tidak mengantongi Izin Mendirikan Bangunan (IMB), juga munculnya kekhawatiran kawasan itu bakal dijadikan lokasi khusus peribadatan--mengingat lokasi tiga gereja berdekatan.

6. Pengurus gereja Akui mengurus Izin Gereja sangat sulit dan berbelit-belit di Jambi
Oberlin mengakui, pihaknya belum memiliki surat izin. Tapi ketiadaan legalitas itu menurutnya tak lepas dari berbelitnya proses pengurusan.

"Surat izin memang belum ada, kita sedang mengurus. Berkali-kali ganti pendeta di sini, kemauan sebenarnya mengurus surat izin. Tetapi surat izin untuk gereja sangat sulit ditemukan di negara ini," jelas Oberlin.

Sehingga ia pun menyebut alasan itu mengada-ngada. Lagipula selama ini menurutnya warga sekitar sudah tahu bahwa gereja itu tak ber-IMB. Karena itu Oberlin dan jemaat lain masih bertanya-tanya alasan sesungguhnya di balik desakan sebagian warga ke pemkot untuk menyegel tiga gereja di sana.

7. Klarifikasi Pemkot Jambi
Sementara Kepala Badan Kesatuan Bangsa dan Politik Pemkot Jambi, Liphan Pasaribu juga mengatakan tak tahu-menahu latar permintaan masyarakat. Hanya saja ia mengakui, Pemkot menerima surat desakan. Ia mengklaim, pertemuan beberapa kali telah dilakukan guna mengurai soal. Tapi desakan masih mengalir maka akhirnya, pemerintah setempat memutuskan untuk sementara menyegel ketiga gereja.


Liphan mengungkapkan, sempat memanggil pihak gereja sebelum Satpol PP menyegel. Oberlin salah satunya. Menurutnya, pihak gereja terkejut mengetahui ada surat desakan dari masyarakat. Sebab, selama ini tidak ada masalah berkaitan dengan kegiatan gereja.

"Jadi ada faktor-faktor tertentu. Kami belum bisa mengetahui apakah ada unsur-unsur lain," tutur Liphan kepada KBR.

Dia melanjutkan, setelah itu Pemkot Jambi memanggil perwakilan warga yang mengirim surat desakan. Dalam pertemuan dengan salah satu Ketua RT, kata Liphan, mencuat ancaman demo besar-besaran pada Jumat (28/9/2018) jika Pemkot tidak menutup tiga gereja di Kota Jambi.

Pada Rabu (26/9/2018), Liphan pun mengundang perwakilan dari beberapa pihak di antaranya Polisi, Majelis Ulama Indonesia (MUI), dan Forum Kerukunan Umat Beragama (FKUB). Hasil pertemuan, Pemkot Jambi memutuskan untuk menyegel tiga gereja pada Kamis (27/9/2018) atau sehari sebelum ancaman demo bakal digelar.

"Diputuskan, untuk menghindari keributan yang tidak diinginkan, sementara kami tutup dulu."

Selama status gereja disegel, Pemkot menjanjikan bakal mencari solusi atas pelarangan kegiatan peribadatan di tiga gereja di Kota Jambi tersebut. Menurut Liphan, Pemkot tengah memikirkan cara untuk menjamin agar jemaat tiga gereja tetap bisa beribadah.

Pengurus FKUB Kota Jambi menganggap, langkah menutup tiga gereja sudah tepat. Ketua FKUB Husin Abdul Wahab beralasan, jika desakan sekelompok orang itu tak dipenuhi, ia khawatir bakal memantik keributan.

"Nanti akibatnya, sesuatu yang tidak kita harapkan. Kalay tidak ditutup secepatnya, masyarakat bakal menutup sendiri. Kalau masyarakat menutup sendiri, kan heboh. Beritanya bisa sampai luar negeri," ungkap Husin saat dihubungi KBR.(kbr.id)

 

Ribut-ribut Soal Jalan Sehatnya di Solo Dilarang Wali Kota, Jokowi Angkat Suara


Beritaterheboh.com - Agenda jalan sehat yang menghadirkan calon presiden Joko Widodo di Solo, Minggu (30/9), besok menjadi kontroversi. Hal ini langsung dijawab oleh Jokowi.

Capres nomor urut 01 itu mengaku tidak mengetahui agenda tersebut. Dia justru meminta wartawan menanyakannya kepada panitia penyelenggara.

"Tanyakan ke panitia. Saya kan mau tidur, istirahat," kata Jokowi usai membuka Kongres XXIV Persatuan Wartawan Indonesia (PWI) di Sunan Hotel Solo, Jumat (28/9/2018).



Dia juga mengaku tidak tahu apakah dirinya diundang dalam acara jalan sehat itu. Dia pun tak memastikan dirinya akan hadir.

"Tanyakan panitianya, acaranya seperti apa, jam berapa, saya diundang apa enggak. Kalau diundang ya bisa datang bisa tidak," kata dia.


Jokowi mengungkapkan bahwa dia pulang ke Solo hanya ingin beristirahat dan bertemu keluarga.

"Yang jelas saya pengin tidur, pengin istirahat, ketemu keluarga, ketemu anak, ketemu cucu ya," ujar dia.


Diberitakan sebelumnya, beredar poster berisi agenda jalan sehat yang menghadirkan Jokowi. Acara tersebut ditolak sejumlah masyarakat karena digelar di area car free day (CFD) Jalan Slamet Riyadi.

Wali Kota Surakarta, FX Hadi Rudyatmo pun menolak acara tersebut karena CFD bukanlah arena politik. Menurutnya, acara jalan sehat boleh dilakukan selain di delapan titik white area. (detik.com)

Kamis, 27 September 2018

Kaesang Belajar Gaya Bahasa Anak Jaksel Bikin Warganet Terngakak & Ikutan Usil


Beritaterheboh.com - Gaya bahasa anak Jaksel kini sedang populer di media sosial.

Putra bungsu Presiden Joko Widodo, Kaesang Pangarep pun teryanyata turut ikut-ikutan menuliskan kalimat dengan gaya bahasa Jaksel.


Hal itu terlihat di akun Twitter miliknya, @kaesangp.

If Sang Pisang open di Jaksel, enaknya where ya ?? Ini bahasa JakSelnya udah bener kan ?? Saya harus mulai belajar


Sontak saja cuitan Kaesang mengundang respon netizen
. .
. .
. .
. .
. .

. .
. .
.

Beritaterheboh.com